Jumat, 27 September 2013

Rumusan Distingsi dan Silimirati Filsafat, Filsafat Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan, Biologi dan Pendidikan Biologi, dan Agama

Rumusan Distingsi dan Silimirati Filsafat, Filsafat Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan, Biologi dan Pendidikan Biologi, dan Agama
A.    Pengertian Filsafat, Filsafat Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan, Biologi dan Pendidikan Biologi, dan Agama.
1.    Filsafat
Filsafat berasal dari bahasa yunani yaitu Philosophia, yang terdiri dari kata Philia/Phillein yang artinya Cinta, senang dan Sophia berarti Kebijaksanaan, Jadi philosophia dapat diartikan mencintai kebijaksanaan.  Orang yang mencintai kebijaksanaan disebut Philosophos atau filsuf yang senantiasa mencari kebijaksanaan. Kebijaksanaan dapat dimiliki dengan cara berbuat bijaksana, bersifat benar, baik dan adil, dan perenungan akal pikiran dengan mempertimbangkan perasaan yang dalam.   
Secara umum, filsafat berarti upaya manusia untuk memahami segala sesuatu secara sistematis, radikal, dan kritis. Berarti filsafat merupakan sebuah proses atau suatu aktivitas analisis konseptual dengan cara berpikir tentang pikiran lewat refleksi dan filsafat bukanlah sebuah produk. Maka proses yang dilakukan adalah berpikir kritis yaitu usaha secara aktif, sistematis, dan mengikuti prinsip-prinsip logika untuk mengerti dan mengevaluasi suatu informasi dengan tujuan menentukan apakah informasi itu diterima atau ditolak. Berfilsafat berarti melakukan suatu aktivitas penalaran (reasoning) dengan menghindari jawaban relegius dan misti, akan tetapi menggunakan semata-mata akal sehat serta penalaran rasional.
2.    Filsafat Ilmu Pengetahuan
Filsafat ilmu pengetahuan adalah Sebuah upaya untuk memahami makna, metode, struktur logis dari ilmu pengetahuan, terutama dengan analisis kriteria, konsep-konsep dan teori-teori yang ada di dalam ilmu pengetahuan. Berarti filsafat ilmu pengetahuan merupakan Proses mencari tahu ilmu pengetahuan melalui berfilsafat. Dalam hal ini filsafat ilmu pengetahuan diperoleh dengan cara mencari tahu kebenaran yang di padu antara pemikiran logika dengan penyeledikan (eksperimen). Filsuf pengetahuan bersifat analitis dan refelektif bukan empiris dan eksperimental.
3.    Ilmu Pengetahuan
Ilmu pengetahuan adalah serangkaian pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan penyelidikan, pengalaman (empiris) dan percobaan (eksperimen) yang didukung oleh bukti nyata serta dapat dipertanggung jawabkan secara rasional. Berarti ilmu pengetahuan membatasi diri hanya kepada kejadian yang bersifat empiris.   Jadi, dapat disimpulkan bahwa ilmu pengetahuan merupakan Pengetahuan yang telah dibuktikan dan telah dapat dipertanggungjawabkan kredibilitasnya dan Pengetahuan yang telah diafirmasi oleh bukti  bukti nyata dan dapat dipertanggungjawabkan  secara rasional.
Kriteria ilmu pengetahuan yaitu :
Ø    Dapat diuji secara intersubyektif
Ø    Dapat dipercaya (pernyataan & teorinya)
Ø    Tidak bersifat ambigu tetapi jelas dan tepat
Ø    Koheren dan Sistematik
Ø     Cakupan terbatas dan kompherensif (memiliki daya penjelas yang kuat  dan penjelasannya lengkap)
4.    Pengetahuan (Knowledge)
 Pengetahuan dimulai dari rasa ingin tahu yang besar Pengetahuan adalah persepsi subyek (manusia) atas berbagai obyek (riil dan gaib) atau fakta tanpa penyelidikan lebih lanjut. Pengetahuan hanya terbatas pada apa yang diketahui saja dan pengetahuan perlu dipertanyakan kembali kebenarannya.
5.    Biologi dan Pendidikan Bilogi
Biologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu “bios” yang artinya hidup dan “logos” yang artinya ilmu. Jadi, biologi adalah ilmu yang mempelajari sesuatu yang hidup (makhluk hidup) beserta masalah-masalah yang menyangkut kehidupan. Seseorang yang ingin tahu tentang biologi danharuslah mempelajari ilmu biologi. Melalui pendidikan, seseorang bisa lebih terarah
pendidikan biologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana hubungan pendidikan dengan biologi, bagaimana cara mempelajari dan mengajarkan biologi dengan baik dan benar, baik pada instusi pendidikan formal maupun non formal.
6.    Agama
Istilah agama, memiliki pengertian yang sama dengan istilah ‘’religion’’ dalam bahasa Iggris Bozman (Anshar, 1979) mengemukakan bahwa agama dalam arti luas merupakan penerimaan terhadap peraturan dari suatu kekuatan yang lebih tinggi, dengan jalan melakukan hubungan yang harmonis dengan realitas yang lebih agung dari dirinya sendiri, yang memerintahkannya untuk mengadakan kebaktian, pengabdian, dan pelayanan setia.
Filsafa juga merupakan wahyu Tuhan (Allah), dimana ruang lingkup pengkajiannya adalah hal-hal yang berada di luar jangkauan pengalaman manusia. Keyakinan ini membawa manusia untuk mencari kedekatan diri kepada Tuhan dengan cara menghambakan diri , yaitu :
a.    Menerima segala kepastian yang menimpa diri dan sekitarnya dan yakin berasal dari Tuhan (Allah)
b.    Menaati segenap ketetapan, aturan, hukum dan lain sebagainya yang diyakini berasal dari Tuhan (Allah)

B.    Hubungan Filsafat dengan Filsafat Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan, Biologi dan Pendidikan Biologi, dan Agama
1.    Persamaan
    Persamaan antara filsafat dengan filsafat ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan, biologi dan pendidikan biologi, dan agama yaitu sama-sama mencari kebenaran walaupun cara mencari kebenarannya  berbeda baik dari segi filsafat dengan filsafat ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan, biologi dan pendidikan biologi serta agama, namun keseluruhannya mengacu pada satu tujuan yang sama.
Rumusan Distingsi dan Silimirati Filsafat, Filsafat Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan, Biologi dan Pendidikan Biologi, dan Agama
A.    Pengertian Filsafat, Filsafat Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan, Biologi dan Pendidikan Biologi, dan Agama.
1.    Filsafat
Filsafat berasal dari bahasa yunani yaitu Philosophia, yang terdiri dari kata Philia/Phillein yang artinya Cinta, senang dan Sophia berarti Kebijaksanaan, Jadi philosophia dapat diartikan mencintai kebijaksanaan.  Orang yang mencintai kebijaksanaan disebut Philosophos atau filsuf yang senantiasa mencari kebijaksanaan. Kebijaksanaan dapat dimiliki dengan cara berbuat bijaksana, bersifat benar, baik dan adil, dan perenungan akal pikiran dengan mempertimbangkan perasaan yang dalam.   
Secara umum, filsafat berarti upaya manusia untuk memahami segala sesuatu secara sistematis, radikal, dan kritis. Berarti filsafat merupakan sebuah proses atau suatu aktivitas analisis konseptual dengan cara berpikir tentang pikiran lewat refleksi dan filsafat bukanlah sebuah produk. Maka proses yang dilakukan adalah berpikir kritis yaitu usaha secara aktif, sistematis, dan mengikuti prinsip-prinsip logika untuk mengerti dan mengevaluasi suatu informasi dengan tujuan menentukan apakah informasi itu diterima atau ditolak. Berfilsafat berarti melakukan suatu aktivitas penalaran (reasoning) dengan menghindari jawaban relegius dan misti, akan tetapi menggunakan semata-mata akal sehat serta penalaran rasional.
2.    Filsafat Ilmu Pengetahuan
Filsafat ilmu pengetahuan adalah Sebuah upaya untuk memahami makna, metode, struktur logis dari ilmu pengetahuan, terutama dengan analisis kriteria, konsep-konsep dan teori-teori yang ada di dalam ilmu pengetahuan. Berarti filsafat ilmu pengetahuan merupakan Proses mencari tahu ilmu pengetahuan melalui berfilsafat. Dalam hal ini filsafat ilmu pengetahuan diperoleh dengan cara mencari tahu kebenaran yang di padu antara pemikiran logika dengan penyeledikan (eksperimen). Filsuf pengetahuan bersifat analitis dan refelektif bukan empiris dan eksperimental.
3.    Ilmu Pengetahuan
Ilmu pengetahuan adalah serangkaian pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan penyelidikan, pengalaman (empiris) dan percobaan (eksperimen) yang didukung oleh bukti nyata serta dapat dipertanggung jawabkan secara rasional. Berarti ilmu pengetahuan membatasi diri hanya kepada kejadian yang bersifat empiris.   Jadi, dapat disimpulkan bahwa ilmu pengetahuan merupakan Pengetahuan yang telah dibuktikan dan telah dapat dipertanggungjawabkan kredibilitasnya dan Pengetahuan yang telah diafirmasi oleh bukti  bukti nyata dan dapat dipertanggungjawabkan  secara rasional.
Kriteria ilmu pengetahuan yaitu :
Ø    Dapat diuji secara intersubyektif
Ø    Dapat dipercaya (pernyataan & teorinya)
Ø    Tidak bersifat ambigu tetapi jelas dan tepat
Ø    Koheren dan Sistematik
Ø     Cakupan terbatas dan kompherensif (memiliki daya penjelas yang kuat  dan penjelasannya lengkap)
4.    Pengetahuan (Knowledge)
 Pengetahuan dimulai dari rasa ingin tahu yang besar Pengetahuan adalah persepsi subyek (manusia) atas berbagai obyek (riil dan gaib) atau fakta tanpa penyelidikan lebih lanjut. Pengetahuan hanya terbatas pada apa yang diketahui saja dan pengetahuan perlu dipertanyakan kembali kebenarannya.
5.    Biologi dan Pendidikan Bilogi
Biologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu “bios” yang artinya hidup dan “logos” yang artinya ilmu. Jadi, biologi adalah ilmu yang mempelajari sesuatu yang hidup (makhluk hidup) beserta masalah-masalah yang menyangkut kehidupan. Seseorang yang ingin tahu tentang biologi danharuslah mempelajari ilmu biologi. Melalui pendidikan, seseorang bisa lebih terarah
pendidikan biologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana hubungan pendidikan dengan biologi, bagaimana cara mempelajari dan mengajarkan biologi dengan baik dan benar, baik pada instusi pendidikan formal maupun non formal.
6.    Agama
Istilah agama, memiliki pengertian yang sama dengan istilah ‘’religion’’ dalam bahasa Iggris Bozman (Anshar, 1979) mengemukakan bahwa agama dalam arti luas merupakan penerimaan terhadap peraturan dari suatu kekuatan yang lebih tinggi, dengan jalan melakukan hubungan yang harmonis dengan realitas yang lebih agung dari dirinya sendiri, yang memerintahkannya untuk mengadakan kebaktian, pengabdian, dan pelayanan setia.
Filsafa juga merupakan wahyu Tuhan (Allah), dimana ruang lingkup pengkajiannya adalah hal-hal yang berada di luar jangkauan pengalaman manusia. Keyakinan ini membawa manusia untuk mencari kedekatan diri kepada Tuhan dengan cara menghambakan diri , yaitu :
a.    Menerima segala kepastian yang menimpa diri dan sekitarnya dan yakin berasal dari Tuhan (Allah)
b.    Menaati segenap ketetapan, aturan, hukum dan lain sebagainya yang diyakini berasal dari Tuhan (Allah)

B.    Hubungan Filsafat dengan Filsafat Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan, Biologi dan Pendidikan Biologi, dan Agama
1.    Persamaan
    Persamaan antara filsafat dengan filsafat ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan, biologi dan pendidikan biologi, dan agama yaitu sama-sama mencari kebenaran walaupun cara mencari kebenarannya  berbeda baik dari segi filsafat dengan filsafat ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan, biologi dan pendidikan biologi serta agama, namun keseluruhannya mengacu pada satu tujuan yang sama.
Rumusan Distingsi dan Silimirati Filsafat, Filsafat Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan, Biologi dan Pendidikan Biologi, dan Agama
A.    Pengertian Filsafat, Filsafat Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan, Biologi dan Pendidikan Biologi, dan Agama.
1.    Filsafat
Filsafat berasal dari bahasa yunani yaitu Philosophia, yang terdiri dari kata Philia/Phillein yang artinya Cinta, senang dan Sophia berarti Kebijaksanaan, Jadi philosophia dapat diartikan mencintai kebijaksanaan.  Orang yang mencintai kebijaksanaan disebut Philosophos atau filsuf yang senantiasa mencari kebijaksanaan. Kebijaksanaan dapat dimiliki dengan cara berbuat bijaksana, bersifat benar, baik dan adil, dan perenungan akal pikiran dengan mempertimbangkan perasaan yang dalam.   
Secara umum, filsafat berarti upaya manusia untuk memahami segala sesuatu secara sistematis, radikal, dan kritis. Berarti filsafat merupakan sebuah proses atau suatu aktivitas analisis konseptual dengan cara berpikir tentang pikiran lewat refleksi dan filsafat bukanlah sebuah produk. Maka proses yang dilakukan adalah berpikir kritis yaitu usaha secara aktif, sistematis, dan mengikuti prinsip-prinsip logika untuk mengerti dan mengevaluasi suatu informasi dengan tujuan menentukan apakah informasi itu diterima atau ditolak. Berfilsafat berarti melakukan suatu aktivitas penalaran (reasoning) dengan menghindari jawaban relegius dan misti, akan tetapi menggunakan semata-mata akal sehat serta penalaran rasional.
2.    Filsafat Ilmu Pengetahuan
Filsafat ilmu pengetahuan adalah Sebuah upaya untuk memahami makna, metode, struktur logis dari ilmu pengetahuan, terutama dengan analisis kriteria, konsep-konsep dan teori-teori yang ada di dalam ilmu pengetahuan. Berarti filsafat ilmu pengetahuan merupakan Proses mencari tahu ilmu pengetahuan melalui berfilsafat. Dalam hal ini filsafat ilmu pengetahuan diperoleh dengan cara mencari tahu kebenaran yang di padu antara pemikiran logika dengan penyeledikan (eksperimen). Filsuf pengetahuan bersifat analitis dan refelektif bukan empiris dan eksperimental.
3.    Ilmu Pengetahuan
Ilmu pengetahuan adalah serangkaian pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan penyelidikan, pengalaman (empiris) dan percobaan (eksperimen) yang didukung oleh bukti nyata serta dapat dipertanggung jawabkan secara rasional. Berarti ilmu pengetahuan membatasi diri hanya kepada kejadian yang bersifat empiris.   Jadi, dapat disimpulkan bahwa ilmu pengetahuan merupakan Pengetahuan yang telah dibuktikan dan telah dapat dipertanggungjawabkan kredibilitasnya dan Pengetahuan yang telah diafirmasi oleh bukti  bukti nyata dan dapat dipertanggungjawabkan  secara rasional.
Kriteria ilmu pengetahuan yaitu :
Ø    Dapat diuji secara intersubyektif
Ø    Dapat dipercaya (pernyataan & teorinya)
Ø    Tidak bersifat ambigu tetapi jelas dan tepat
Ø    Koheren dan Sistematik
Ø     Cakupan terbatas dan kompherensif (memiliki daya penjelas yang kuat  dan penjelasannya lengkap)
4.    Pengetahuan (Knowledge)
 Pengetahuan dimulai dari rasa ingin tahu yang besar Pengetahuan adalah persepsi subyek (manusia) atas berbagai obyek (riil dan gaib) atau fakta tanpa penyelidikan lebih lanjut. Pengetahuan hanya terbatas pada apa yang diketahui saja dan pengetahuan perlu dipertanyakan kembali kebenarannya.
5.    Biologi dan Pendidikan Bilogi
Biologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu “bios” yang artinya hidup dan “logos” yang artinya ilmu. Jadi, biologi adalah ilmu yang mempelajari sesuatu yang hidup (makhluk hidup) beserta masalah-masalah yang menyangkut kehidupan. Seseorang yang ingin tahu tentang biologi danharuslah mempelajari ilmu biologi. Melalui pendidikan, seseorang bisa lebih terarah
pendidikan biologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana hubungan pendidikan dengan biologi, bagaimana cara mempelajari dan mengajarkan biologi dengan baik dan benar, baik pada instusi pendidikan formal maupun non formal.
6.    Agama
Istilah agama, memiliki pengertian yang sama dengan istilah ‘’religion’’ dalam bahasa Iggris Bozman (Anshar, 1979) mengemukakan bahwa agama dalam arti luas merupakan penerimaan terhadap peraturan dari suatu kekuatan yang lebih tinggi, dengan jalan melakukan hubungan yang harmonis dengan realitas yang lebih agung dari dirinya sendiri, yang memerintahkannya untuk mengadakan kebaktian, pengabdian, dan pelayanan setia.
Filsafa juga merupakan wahyu Tuhan (Allah), dimana ruang lingkup pengkajiannya adalah hal-hal yang berada di luar jangkauan pengalaman manusia. Keyakinan ini membawa manusia untuk mencari kedekatan diri kepada Tuhan dengan cara menghambakan diri , yaitu :
a.    Menerima segala kepastian yang menimpa diri dan sekitarnya dan yakin berasal dari Tuhan (Allah)
b.    Menaati segenap ketetapan, aturan, hukum dan lain sebagainya yang diyakini berasal dari Tuhan (Allah)

B.    Hubungan Filsafat dengan Filsafat Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan, Biologi dan Pendidikan Biologi, dan Agama
1.    Persamaan
    Persamaan antara filsafat dengan filsafat ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan, biologi dan pendidikan biologi, dan agama yaitu sama-sama mencari kebenaran walaupun cara mencari kebenarannya  berbeda baik dari segi filsafat dengan filsafat ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan, biologi dan pendidikan biologi serta agama, namun keseluruhannya mengacu pada satu tujuan yang sama.
Rumusan Distingsi dan Silimirati Filsafat, Filsafat Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan, Biologi dan Pendidikan Biologi, dan Agama
A.    Pengertian Filsafat, Filsafat Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan, Biologi dan Pendidikan Biologi, dan Agama.
1.    Filsafat
Filsafat berasal dari bahasa yunani yaitu Philosophia, yang terdiri dari kata Philia/Phillein yang artinya Cinta, senang dan Sophia berarti Kebijaksanaan, Jadi philosophia dapat diartikan mencintai kebijaksanaan.  Orang yang mencintai kebijaksanaan disebut Philosophos atau filsuf yang senantiasa mencari kebijaksanaan. Kebijaksanaan dapat dimiliki dengan cara berbuat bijaksana, bersifat benar, baik dan adil, dan perenungan akal pikiran dengan mempertimbangkan perasaan yang dalam.   
Secara umum, filsafat berarti upaya manusia untuk memahami segala sesuatu secara sistematis, radikal, dan kritis. Berarti filsafat merupakan sebuah proses atau suatu aktivitas analisis konseptual dengan cara berpikir tentang pikiran lewat refleksi dan filsafat bukanlah sebuah produk. Maka proses yang dilakukan adalah berpikir kritis yaitu usaha secara aktif, sistematis, dan mengikuti prinsip-prinsip logika untuk mengerti dan mengevaluasi suatu informasi dengan tujuan menentukan apakah informasi itu diterima atau ditolak. Berfilsafat berarti melakukan suatu aktivitas penalaran (reasoning) dengan menghindari jawaban relegius dan misti, akan tetapi menggunakan semata-mata akal sehat serta penalaran rasional.
2.    Filsafat Ilmu Pengetahuan
Filsafat ilmu pengetahuan adalah Sebuah upaya untuk memahami makna, metode, struktur logis dari ilmu pengetahuan, terutama dengan analisis kriteria, konsep-konsep dan teori-teori yang ada di dalam ilmu pengetahuan. Berarti filsafat ilmu pengetahuan merupakan Proses mencari tahu ilmu pengetahuan melalui berfilsafat. Dalam hal ini filsafat ilmu pengetahuan diperoleh dengan cara mencari tahu kebenaran yang di padu antara pemikiran logika dengan penyeledikan (eksperimen). Filsuf pengetahuan bersifat analitis dan refelektif bukan empiris dan eksperimental.
3.    Ilmu Pengetahuan
Ilmu pengetahuan adalah serangkaian pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan penyelidikan, pengalaman (empiris) dan percobaan (eksperimen) yang didukung oleh bukti nyata serta dapat dipertanggung jawabkan secara rasional. Berarti ilmu pengetahuan membatasi diri hanya kepada kejadian yang bersifat empiris.   Jadi, dapat disimpulkan bahwa ilmu pengetahuan merupakan Pengetahuan yang telah dibuktikan dan telah dapat dipertanggungjawabkan kredibilitasnya dan Pengetahuan yang telah diafirmasi oleh bukti  bukti nyata dan dapat dipertanggungjawabkan  secara rasional.
Kriteria ilmu pengetahuan yaitu :
Ø    Dapat diuji secara intersubyektif
Ø    Dapat dipercaya (pernyataan & teorinya)
Ø    Tidak bersifat ambigu tetapi jelas dan tepat
Ø    Koheren dan Sistematik
Ø     Cakupan terbatas dan kompherensif (memiliki daya penjelas yang kuat  dan penjelasannya lengkap)
4.    Pengetahuan (Knowledge)
 Pengetahuan dimulai dari rasa ingin tahu yang besar Pengetahuan adalah persepsi subyek (manusia) atas berbagai obyek (riil dan gaib) atau fakta tanpa penyelidikan lebih lanjut. Pengetahuan hanya terbatas pada apa yang diketahui saja dan pengetahuan perlu dipertanyakan kembali kebenarannya.
5.    Biologi dan Pendidikan Bilogi
Biologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu “bios” yang artinya hidup dan “logos” yang artinya ilmu. Jadi, biologi adalah ilmu yang mempelajari sesuatu yang hidup (makhluk hidup) beserta masalah-masalah yang menyangkut kehidupan. Seseorang yang ingin tahu tentang biologi danharuslah mempelajari ilmu biologi. Melalui pendidikan, seseorang bisa lebih terarah
pendidikan biologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bagaimana hubungan pendidikan dengan biologi, bagaimana cara mempelajari dan mengajarkan biologi dengan baik dan benar, baik pada instusi pendidikan formal maupun non formal.
6.    Agama
Istilah agama, memiliki pengertian yang sama dengan istilah ‘’religion’’ dalam bahasa Iggris Bozman (Anshar, 1979) mengemukakan bahwa agama dalam arti luas merupakan penerimaan terhadap peraturan dari suatu kekuatan yang lebih tinggi, dengan jalan melakukan hubungan yang harmonis dengan realitas yang lebih agung dari dirinya sendiri, yang memerintahkannya untuk mengadakan kebaktian, pengabdian, dan pelayanan setia.
Filsafa juga merupakan wahyu Tuhan (Allah), dimana ruang lingkup pengkajiannya adalah hal-hal yang berada di luar jangkauan pengalaman manusia. Keyakinan ini membawa manusia untuk mencari kedekatan diri kepada Tuhan dengan cara menghambakan diri , yaitu :
a.    Menerima segala kepastian yang menimpa diri dan sekitarnya dan yakin berasal dari Tuhan (Allah)
b.    Menaati segenap ketetapan, aturan, hukum dan lain sebagainya yang diyakini berasal dari Tuhan (Allah)

B.    Hubungan Filsafat dengan Filsafat Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan, Pengetahuan, Biologi dan Pendidikan Biologi, dan Agama
1.    Persamaan
    Persamaan antara filsafat dengan filsafat ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan, biologi dan pendidikan biologi, dan agama yaitu sama-sama mencari kebenaran walaupun cara mencari kebenarannya  berbeda baik dari segi filsafat dengan filsafat ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan, biologi dan pendidikan biologi serta agama, namun keseluruhannya mengacu pada satu tujuan yang sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar